Hubungan Antara Determinan Sosial Dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis (Tbc) Di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung

Penulis

  • Jefri Irawan Universitas Lampung
  • Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani
  • Betta Kurniawan

DOI:

https://doi.org/10.53089/medula.v16i4.1820

Kata Kunci:

Tuberkulosis, Determinan Sosial, Pengetahuan Tuberkulosis.

Abstrak

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Gejala utama penderita TBC adalah batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu berdahak bercampur darah, batuk darah, sesak napas, lemas, nafsu makan menurun, berat badan turun, malaise, keringat malam tanpa aktivitas fisik, demam lebih dari satu bulan. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan determinan sosial dengan pengetahuan tentang upaya pencegahan penularan TB di Puskesmas Panjang Bandar Lampung.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian potong lintang analitik dan sampel penelitian ini adalah pasien TB yang terdaftar di Puskesmas Panjang pada bulan Desember – Januari 2022 dan memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square.
Hasil : Berdasarkan analisis data hasil penelitian mengenai hubungan determinan sosial dengan pengetahuan tentang upaya pencegahan penularan TB di Puskesmas Panjang Bandar Lampung diperoleh kesimpulan sebagai berikut: berpenghasilan (87,2%), berpendidikan rendah (SD dan SMP) (55,3%), memiliki pekerjaan (93,6%), termasuk dalam kelompok kelas sosial bawah (91,5%), berjenis kelamin laki-laki (55,3%) dan berpengetahuan baik (57,4%), %). Dan pada hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dengan upaya pencegahan penularan penyakit TBC (p-value =0.034), Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p-value =0.076), pekerjaan (p-value =0.079) dengan upaya pencegahan penularan penyakit TBC, dan terdapat hubungan yang signifikan antara kelas (p-value =0.026), jenis kelamin (p-value =0.017), pengetahuan (p-value =0.000) dengan upaya pencegahan penularan penyakit

Biografi Penulis

Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani

 

 

Betta Kurniawan

 

 

Referensi

World Health Organization. Global tuberculosis report 2021. Geneva: WHO; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.

Lawn SD, Churchyard G. Epidemiology of HIV-associated tuberculosis. Curr Opin HIV AIDS. 2009;4(4):325–333.

Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. Kecamatan Panjang dalam angka 2021. Bandar Lampung: BPS; 2021.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Profil kesehatan Kota Bandar Lampung tahun 2020. Bandar Lampung: Dinkes; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis pemeriksaan mikroskopis TBC. Jakarta: Kemenkes RI; 2018.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Laporan program TBC tahun 2021. Bandar Lampung: Dinkes; 2021.

Solar O, Irwin A. A conceptual framework for action on the social determinants of health. Geneva: WHO; 2010.

Marmot M. Social determinants of health inequalities. Lancet. 2005;365(9464):1099–1104.

Wilkinson R, Pickett K. The spirit level: why equality is better for everyone. London: Penguin Books; 2010.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.

Kigozi NG, et al. Knowledge, attitudes and practices on tuberculosis. BMC Public Health. 2017;17:1–9.

Hoa NP, et al. Knowledge about tuberculosis and its association with preventive behavior. Int J Tuberc Lung Dis. 2009;13(12):155–161.

World Health Organization. End TB strategy. Geneva: WHO; 2015.

Lönnroth K, et al. Drivers of tuberculosis epidemics. PLoS Med. 2009;6(3):e1000056.

Setiadi. Konsep dan praktik penelitian keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2013.

Levin KA. Study design III: cross-sectional studies. Evid Based Dent. 2006;7(1):24–25.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sistem pencatatan dan pelaporan TBC. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.

Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2017.

Azwar S. Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2012.

Dahlan MS. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Jakarta: Epidemiologi Indonesia; 2016.

World Medical Association. Declaration of Helsinki. JAMA. 2013;310(20):2191–2194.

Polit DF, Beck CT. Nursing research: generating and assessing evidence. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2012.

Arikunto S. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta; 2013.

Lönnroth K, et al. Tuberculosis and poverty. Bull World Health Organ. 2009;87:737–745.

Green LW, Kreuter MW. Health promotion planning. New York: McGraw-Hill; 2005.

Baker M, et al. The impact of occupation on TB transmission. Occup Med. 2008;58(4):249–255.

Adler NE, Stewart J. Health disparities across the lifespan. Annu Rev Public Health. 2010;31:349–366.

Courtenay WH. Behavioral factors associated with disease in men. J Mens Stud. 2000;8(3):275–295.

Glanz K, et al. Health behavior and health education. San Francisco: Jossey-Bass; 2008.

Maciel EL, et al. Adherence to tuberculosis treatment. Rev Saude Publica. 2010;44(2):224–231.

WHO Commission on Social Determinants of Health. Closing the gap in a generation. Geneva: WHO; 2008.

Oxlade O, Murray M. Tuberculosis and poverty. PLoS Med. 2012;9(2):e1001215.

Boccia D, et al. Socioeconomic inequalities in TB. Int J Tuberc Lung Dis. 2011;15(1):6–13.

Narasimhan P, et al. Risk factors for tuberculosis. Tuberculosis. 2013;93(3):266–276.

Glanz K, Rimer BK. Theory at a glance. NIH; 2005.

Nutbeam D. Health literacy as a public health goal. Health Promot Int. 2000;15(3):259–267.

Jensen PA, et al. Risk assessment of TB transmission. Emerg Infect Dis. 2005;11(1):75–82.

Beggs CB, et al. The transmission of tuberculosis. Indoor Air. 2003;13(4):297–304.

Krieger N. Epidemiology and the people’s health. New York: Oxford University Press; 2011.

Braveman P, et al. Socioeconomic status in health research. JAMA. 2005;294(22):2879–2888.

Vlassoff C. Gender differences in TB. Bull World Health Organ. 1997;75(2):123–130.

Thorson A, et al. Gender inequity and TB control. Int J Tuberc Lung Dis. 2007;11(8):843–850.

Rosenstock IM. Health belief model. Health Educ Monogr. 1974;2:354–386.

Bandura A. Social cognitive theory. Annu Rev Psychol. 2001;52:1–26.

Farmer P. Pathologies of power. Berkeley: University of California Press; 2003.

Lönnroth K, et al. Tuberculosis and poverty. Bull World Health Organ. 2009;87:737–745. doi:10.2471/BLT.09.065029

Marmot M. Social determinants of health inequalities. Lancet. 2005;365(9464):1099–1104. doi:10.1016/S0140-6736(05)71146-6

Nutbeam D. Health literacy as a public health goal. Health Promot Int. 2000;15(3):259–267. doi:10.1093/heapro/15.3.259

Glanz K, Rimer BK, Viswanath K. Health behavior and health education. San Francisco: Jossey-Bass; 2008.

Bandura A. Social cognitive theory. Annu Rev Psychol. 2001;52:1–26. doi:10.1146/annurev.psych.52.1.1

Oxlade O, Murray M. Tuberculosis and poverty. PLoS Med. 2012;9(2):e1001215. doi:10.1371/journal.pmed.1001215

Green LW, Kreuter MW. Health promotion planning. New York: McGraw-Hill; 2005.

Baker M, et al. The impact of occupation on tuberculosis transmission. Occup Med. 2008;58(4):249–255. doi:10.1093/occmed/kqn033

Jensen PA, et al. Risk assessment of tuberculosis transmission. Emerg Infect Dis. 2005;11(1):75–82. doi:10.3201/eid1101.040773

Braveman P, et al. Socioeconomic status in health research. JAMA. 2005;294(22):2879–2888. doi:10.1001/jama.294.22.2879

Courtenay WH. Behavioral factors associated with disease in men. J Mens Stud. 2000;8(3):275–295. doi:10.3149/jms.0803.275

Vlassoff C. Gender differences in tuberculosis. Bull World Health Organ. 1997;75(2):123–130.

Rosenstock IM. Historical origins of the health belief model. Health Educ Monogr. 1974;2:354–386.

Narasimhan P, et al. Risk factors for tuberculosis. Tuberculosis. 2013;93(3):266–276. doi:10.1016/j.tube.2013.01.005

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-04

Cara Mengutip

Irawan, J., Wardani, D. W. S. R., & Kurniawan, B. (2026). Hubungan Antara Determinan Sosial Dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis (Tbc) Di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung. Medula, 16(4), 28-37. https://doi.org/10.53089/medula.v16i4.1820

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>