Analysis of Predictive Factors for Improved Glycemic Control in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province, January–December 2022

Authors

  • Yovani Tria Ananda Medical Faculty, Lampung University
  • Intanri Kurniati
  • Novita Carolia
  • Putu Ristyaning Ayu Sangging Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.53089/medula.v16i3.1910

Keywords:

glycemic control, predictive factors, diabetes mellitus

Abstract

The 2018 Basic Health Research report indicated that prevalence of Diabetes Mellitus (DM) in Indonesia increased to 8,3%. This rise was accompanied by an increase in obesity prevalence, a major risk factor for DM, from 14,8% in 20113 to 21,8% in 2018. These findings suggest that the number of individuals with DM in Indonesia is substantial and continues to grow annually. Data from Bandar Lampung City in 2021 showed that out of 6,467,624 individuals aged ≥15 years, approximately 198,046 (3%) were diagnosed with DM. This study aimed to analyze the association between predictive factors and glycemic control among patients with type 2 diabetes mellitus at Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province, during January-December 2022. This research employed an observational study with a cross-sectional design. Secondary data were obtained from medical records of both inpatient and outpatient type 2 diabetes mellitus patients. Data analysis was performed using the Chi-Square test, with the Mann-Whitney test as an alternative. The result demonstrated significant associations between age at diagnosis (p=0,006), duration of Diabetes (p=0,012), body mass index (p=0,016), and comorbidities (p=0,020) with glycemic control. In conclusion, age at diagnosis, duration of disease, body mass index, and comorbid conditions were significantly associated with glycemic control among patients with type 2 diabetes mellitus receiving oral antidiabetic drugs and insulin therapy at Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province, during January-December 2022.

Author Biographies

Intanri Kurniati

 

 

Novita Carolia

 

 

Putu Ristyaning Ayu Sangging, Universitas Lampung

 

 

References

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2021. Lampung; 2021.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Profil Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Bandar Lampung; 2021.

World Health Organization (WHO). Diagnosis and Management of Type 2 Diabetes. Switzerland; 2020.

Widiasari K, Wijaya I, Saputra P. Diabetes melitus tipe 2: faktor risiko, diagnosis, dan tatalaksana. Ganesha Med J. 2021;1(2):114–120.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa. Jakarta; 2020.

Kurnianta P, Ratnasari P, Arini H. Ketercapaian target glikemik dan analisis faktor-faktor terkait pada pasien diabetes melitus tipe 2. Maj Farm Farmakol. 2021:44–50.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta; 2021.

Amalia E, Yitnamurti S, Wibisono S. Hubungan kepribadian dengan kontrol glikemik pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr Soetomo Surabaya. J Kedokteran Unram. 2018:7–12.

Muthoni W. Factors affecting glycemic control among type II diabetic patients attending Machakos Level Five Outpatient Clinic. Nairobi: University of Nairobi; 2018.

Xing X, Wang X, Fang X, Xu J, Chen Y, Xu W, et al. Glycemic control and its influencing factors in type 2 diabetes patients in Anhui, China. Front Public Health. 2022:1–10.

Arania R, Triwahyuni T, Esfandiari F, Nugraha F. Hubungan antara usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan kejadian diabetes melitus di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. J Medika Malahayati. 2021;5(3):146–153.

Susilawati, Rahmawati R. Hubungan usia, jenis kelamin, dan hipertensi dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Arkesmas. 2021;6(1):15–22.

Sipayung R, Siregar FA, Nurmaini. Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada perempuan usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Padang Bulan Medan tahun 2017. J Muara Sains Teknol Kedokt Ilmu Kesehat. 2018;2(1):78–86.

Kriswiastiny R, Hidayat N, Mustofa F, Hermawan D. Hubungan lama menderita diabetes melitus dan kadar gula darah dengan kadar kolesterol total pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS Pertamina Bintang Amin Husada Bandar Lampung tahun 2021. Medula. 2022;12(3):486–494.

Yusnanda F, Rochadi R, Maas L. Pengaruh riwayat keturunan terhadap kejadian diabetes melitus pada pra lansia di BLUD RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh tahun 2017. J Healthc Technol Med. 2018;4(1):19–28.

Harahap A, Ariati A, Siregar Z. Hubungan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang. J Kedokt Kesehat FK UISU. 2020;19(2):81–86.

Rahim A, Rusiyana, Purwatini L. Profil pengobatan pasien diabetes melitus rawat jalan di depo farmasi umum RSUD Ulin Banjarmasin periode Januari–Maret 2019. J Farm IKIFA. 2021;1(1):46–52.

Komariah, Rahayu S. Hubungan usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi Depok. J Kesehat Kusuma Husada. 2020:41–50.

Milita F, Handayani S, Setiasi B. Kejadian diabetes melitus tipe II lanjut usia di Indonesia (analisis Riskesdas 2018). J Kedokt Kesehat. 2021;17(1):9–20.

Purwitaningtyas R, Putra I, Wirawan D. Faktor risiko kendali glikemik buruk pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kembiritan Kabupaten Banyuwangi. Public Health Prev Med Arch. 2015:81–87.

Arini H, Anggorowati, Pujiastuti R. Dukungan keluarga pada lansia dengan diabetes melitus tipe II: literature review. J Penelit Keperawatan. 2021;7(2):172–180.

Azis W, Muriman L, Burhan S. Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita diabetes melitus. J Penelit Perawat Prof. 2020;2(1):106–114.

Nuraisyah F, Ruliyandari R, Matahari R. Riwayat keluarga diabetes melitus tipe II dengan kadar gula darah. J Kebidanan Keperawatan Aisyiyah. 2020;16(2):253–259.

Sari S, Adelina R. Apakah pola makan menjadi faktor dominan kejadian diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. J Pangan Kesehat Gizi. 2020;1(1):54–63.

Sa’pang M, Puili D, Sitoayu L. Hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang-pinggul dengan kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe II. Nutrire Diaita. 2018;10(1):45–50.

Norsaipah, Netty, Jalpi A. Hubungan indeks massa tubuh dan riwayat keluarga dengan kejadian diabetes melitus pada masyarakat di Puskesmas Cempaka Putih Kota Banjarmasin tahun 2020. Banjarmasin: Universitas Islam Kalimantan; 2020.

Putra I, Wirawati I, Mahartini N. Hubungan kadar gula darah dengan hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUP Sanglah. Intisari Sains Medis. 2019;10(3):797–800.

Rediningsih D, Lestari I. Riwayat keluarga dan hipertensi dengan kejadian diabetes melitus tipe II. JPPKMI. 2022;3(1):8–13.

Bulu A, Wahyuni T, Sutrinigsih A. Hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Nursing News. 2019;4(1):181–189.

Alicia C, Rasmi Z, Muhammad A, Khairun NB. Hubungan rasionalitas terapi antidiabetes terhadap kontrol gula darah puasa pasien diabetes melitus tipe 2. J Medika Malahayati. 2025;9(2):295–302.

Published

2026-05-05

How to Cite

Ananda, Y. T., Kurniati, I., Carolia, N., & Sangging, P. R. A. (2026). Analysis of Predictive Factors for Improved Glycemic Control in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province, January–December 2022. Medical Profession Journal of Lampung, 16(3), 136-144. https://doi.org/10.53089/medula.v16i3.1910

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>